
Adzan mengumandang memanggil jiwa dalam jasad
Tetapi telingaku telah penuh bingar makian
Sejadahku menengadah tapi bukan untuk Tuhan sayangnya
Lebih untuk tempatku bergelung
Bila saat cambuk itu tiba
Sedang ku tak punya sudut untuk mendudu
- awal 2008 -

guruh mengaburkan gemeretak anak negeri
ketika tanah basah tak lagi jadi tempat menanti
ketika elang asing mengepak kibaskan semua
benar kibaskan semua
maka guruh tak lagi salah
karena negeri ini telah terjual
tanpa tahu siapa pembeli
dollar di tangan terbelilah semua
guruh si kambing hitam
samarkan anak negeri penjual negeri
samarkan kepak asing penebar dollar
- juli 2008 -

Melihatnya membisiki bumi
Aku terharu menitik air mata
Membuatku ingin pulang
Pada hitam matamu
Angin semilir membawa bau keringatnya
Serasa aku membaui keringatmu
Sedang kretek di sudut bibir itu
Masih bisa aku bayangkan nafasmu
Ah, kasih
Aku pergi kemarin dulu
Tapi bahkan kau tak mencariku
- 2007 -

masih ku ingat bagaimana kau
memintaku untuk melupakanmu
seakan itu bukan suatu beban bagimu
sedangakan kulihat air matamu kemudian
bagaimana aku bisa melupakanmu
teriakku
jantungku berdetak dengan namamu
aku bernapas dengan namamu
kau berbalik dan pergi kemudian
- Agustus 2007 -

adakah jalan untuk pulang
bila telah kuhapus jejakku
ini bukan tentang pulang
meski rumah tetaplah rumah
ini tentang kembali
berbalik menyusuri jalan tadi
ingatkah kau jalan tadi?
ini bukan tentang kenangan
tapi tentang kembali
menyusuri jalan tadi
ingatkah kau jalan tadi?
masih adakah jalan untuk pulang
bila telah kuhapus jejakku
ini bukan tentang pulang
tapi tentang kembali menyusuri jalan tadi
- 12 Juni 2006 -

Antara egomu dan kecemasan akan sebuah kehilangan
Adakah persimpangan yang ‘kan memisahkan kita
Aku bertekuk lutut di hadapmu saat itu
Membilang waktu yang rasanya berjuta-juta banyaknya
Menunggu putusanmu yang akhirnya hanya seputaran gasing
Mengikuti arusmu yang tak kunjung bermuara
Kata-kata penuh makna mirip kasih dan sayang
Seperti udara yang begitu hangat
Membawa hubungan-hubungan yang begitu pendek tak tentu arahnya
Adakah sesuatu di dunia yang mampu menghapus kenangan ini
Muak darahku membayangkan aku mengenangmu
Aku terluka oleh waktu aku terluka olehmu tak seorangpun tahu
Menahan nafas yang begitu berat
Terhenyak duduk sesaat lalu mati tak bertuan
- Juni 2006 -

Nyare malem
Ta’ nemmo e babana galadak
Ngatela’ bulan tape neng saparo
Mata are gi’ badha ta’ nyellem e babana tase’
- September 2005 -

Saat malam datang
Dan kau baringkan dirimu
Menatap ke atas sana dan berdoa
Kuingin kau melihatnya
Dan kau akan teringat padaku
Dan juga Tuhan Allah yang selalu
Dan akan selalu melindungimu
Dia yang Maha Mengingat
Dan aku akan mengingatmu
— buat seseorang —
- 2005 -

Kegelapan di depanku
Menyamarkan jalan
Kebuntuankah
Tak berujungkah
- pamekasan, 9 Juni 2005 -

Basah
Membasahi bumi
Menutup kegersangan
Sampai sedalam tanah membaur
Air menyusup merembes
Menyebar kehidupan
- April 2005 -
Tinggalkan Jejakmu